| Kategori | Detail |
| Size | 2″ – 36″ |
| Standard | API 600 / BS1414 BOLTED BONNET, ASME B16.34 |
| Material | WCB, WCC, WC1, WC6, WC9, C5, C12, LCB, LCC, CF8, CF8C, CF8M, CF3, CF3M, DUPLEX, SUPERDUPLEX |
| Rating | #150 – #2500 |
- Pengertian Check Valve
Check valve, atau dikenal juga sebagai non-return valve, adalah jenis katup yang dirancang untuk memungkinkan aliran fluida dalam satu arah saja. Katup ini secara otomatis menutup ketika aliran berbalik, mencegah fluida mengalir mundur. Mekanisme ini sangat penting dalam sistem perpipaan untuk menghindari kerusakan peralatan atau kontaminasi dalam proses industri. - Cara Kerja Check Valve
Check valve bekerja berdasarkan tekanan fluida. Ketika tekanan di sisi inlet (masuk) lebih tinggi daripada sisi outlet (keluar), katup akan terbuka dan memungkinkan fluida mengalir. Namun, jika tekanan di sisi outlet meningkat atau tekanan di sisi inlet menurun, katup akan tertutup. Ini terjadi karena gaya yang dihasilkan oleh tekanan balik lebih besar daripada gaya yang membuka katup, sehingga menutupnya secara otomatis. - Aplikasi dan Keuntungan Check Valve
Check valve digunakan secara luas di berbagai industri, termasuk pengolahan air, minyak dan gas, serta sistem HVAC. Katup ini membantu mencegah kerusakan akibat aliran balik yang tidak diinginkan, melindungi pompa dan kompresor dari kerusakan, serta menjaga efisiensi sistem. Keuntungan utamanya adalah kemampuannya untuk bekerja tanpa perlu intervensi manual atau kontrol eksternal, menjadikannya pilihan yang andal dan ekonomis.